Wirausaha BESMA: Membangun Jiwa Bisnis dengan Menekankan Akhlak Rasulullah

Jum’at 18 Februari 2022 merupakan awal pelaksanaan proker bagian wirausaha, yaitu program yang bertujuan untuk berwirausaha dengan berjualan camilan hingga es. Tetapi program ini telah terlambat dua pekan tepatnya pada Jum’at sekitar Februari awal dan baru terlaksana pada Jum’at minggu ketiga ini.”Terlambatnya ini dikarenakan adanya kunjungan santri pada minggu lalu,” ungkap Fitakhul selaku ketua bagian wirausaha.

            Meskipun telat bukan berarti sepi pelanggan, melainkan pelanggan sampai membludak hingga bagian wirausaha kuwalahan, karena menu yang disajikan tak bisa di pandang sebelah mata rasanya, meski menunya terbatas. ”Karena masih baru awal buka,” ungkap anak yang juga bagian keamanan OPPI tersebut. Isi dari menu tersebut ialah sosis, gimbal tempe, nugget, bonggolan, pop mie, juga pop Ice. Tapi harganya pun juga bervariasi mulai dari 500,- sampai 5000,-. “Cukup terjangkau sih harganya, dan pas juga buat kantong anak pondok,” ungkap salah satu pembeli kepada salah satu Dewan PERS.

            Sebelum persiapan program ini hanya sebentar karena mungkin program ini tidak sesulit acara seminar yang membutuhkan persiapan dari jauh hari. ”Kami mempersiapkan sejak kamis kemarin,” ungkap ketua bagian wirausha yang kerap disapa Fio.

            Namun di samping persiapan yang pendek, tapi tidak mengurangi semangat ataupun gugup, justru mereka malah semangat 45, karena ini adalah awal dari program kerja bagian mereka ( Wirausaha. Red. )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *