Tantangan Era Digital Dikupas Oleh Bu Nyai dalam Acara Parenting Paud Aisyiyah

Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Aisyiyah Sendangagung Paciran Lamongan Jawa Timur mengadakan kegiatan parenting wali murid Paud dan pembagian rapor di lantai dua Gedung Paud Serbaguna TK ABA jalan KH. Ahmad Dahlan nomor 134. (3/1/2023)

Dalam acara yang bertema “Tantangan Era Digital” ini mengundang pembicara dari PCA (Pimpinan Cabang Aisyiyah) Paciran, Ibu Dra. Hj. Muthmainah, yang merupakan istri dari Pengasuh Ponpes Al-Ishlah, KH. Muhammad Dawam Saleh. Acara diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran dan sambutan oleh kepala TK ABA Ibu Nor Zubaidah SE, S. Pd.

Dalam kesempatan ini, Bu Nyai menyampaikan empat hal terkait pentingnya pendidikan karakter bagi anak di era digital, diantaranya;

  1. Mampu menjadi benteng terdepan bagi dampak negatif digital
  2. Mampu melihat jati diri, bisa tampil apa adanya sesuai dengan kepribadian dirinya
  3. Mampu membentuk jiwa nasionalisme
  4. Bisa bijak sebelum bertindak

Hal itu diungkap oleh Bu Nyai (Alumnus IAIN Jakarta tahun 1989) karena dirasa era digital ini membawa dampak positif dan negatif bagi anak. Dampak positif digital dalam dunia pendidikan sangat banyak, diantaranya; mempermudah anak dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan, anak dapat mengakses hal-hal baru, terlebih anak juga dapat menerapkan model pembelajaran yang inovatif dan kreatif, dan lain sebagainya.

Bu Nyai (Dra. Hj. Muthmainah) saat mengisi parenting di Paud Asyiyah Sendangagung. Photo Gondo Waloyo (3/1/2023) .

Sedangkan, dampak negatif dari digital pada anak adalah anak mengalami over dosis dalam mencerna informasi yang masuk ke otak. Karena otak anak belum tumbuh secara normal seperti orang-orang dewasa, sehingga otak anak memiliki keterbatasan. Maka anak belum mampu untuk menyaring seluruh informasi yang disampaikan lewat digital. Seringnya ia lebih mudah menerima hal-hal negatifnya daripada positifnya.

Otak anak bisa dianalogikan seperti air yang tertuang hanya dalam satu gelas. Andai akan diisi dengan air yang berukuran botol 600 ml, tentu akan tumpah. Karena ukuran otak anak hanya seperti air satu gelas saja.

Bu Nyai (Tengah) foto bersama Ibu Wali Murid PAUD Aisyiyah Sendangagung Paciran Lamongan. Photo Gondo Waloyo (3/1/2023)

“Orang tua zaman sekarang mau tidak mau harus mampu menghadapi era digital, selain era digital menjadi sebuah kebutuhan, disisi lain era digital juga membawa dampak negatif. Maka dari itu harus dihadapi secara bijak,” imbuh Ketua 2 PCA Paciran asal Dono Wangun Talun Pekalongan di hadapan 64 ibu-ibu yang hadir saat itu.

Reporter : Al-Ustadz Gondo Waloyo, MA
Editor : Yeni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *