Tahsin Al-Qur’an: Meningkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an Santri dengan Metode Talaqqi.


Tahsin Al-Qur’an adalah kegiatan rutin Santri Al-Ishlah yang diadakan setiap hari Jumat, Sabtu, Ahad, Senin dan selasa setelah Magrib, Kegiatan ini bertujuan untuk melatih santri agar memiliki kualitas membaca al-Qur’an yang baik.

Setahun belakangan ini Pondok Pesantren Al-Ishlah mengadakan perbaikan konsep membaca al-Qur’an dan hal ini tentunya atas pendalaman dan evaluasi konsep yang telah diimplementasikan sebelumnya yang fokus pada setoran bacaan yang dipadukan dengan pembelajaran Tajwid kepada para Mulahid (pembina).

Konsep baru tahsin ini fokus pada pengklasifikasian kualitas bacaan Santri, Santri dibagi dalam beberapa Kelompok, Pertama Kelompok A yaitu kelompok Santri yang sudah mempunyai bacaan baik. Kedua, kelompok B yang mempunyai bacaan baik tetapi masih terdapat beberapa kesalahan dalam pengimplementasian tajwid dan makhorijul huruf. Ketiga, Kelompok C yang diisi para Santri yang menbutuhkan pembelajaran Ilmu Tajwid dan perbaikan Makhorijul huruf secara intensif. Terakhir, kelompok D yang diisi oleh para santri yang membutuhkan pembelajaran khusus yaitu pengenalan bacaan perhuruf, pembelajaran tajwid dan makhorijul huruf.

Pengklasifikasian ini berdampak pada pembagian durasi waktu yang berbeda, kelompok yang membutuhkan intensitas yang lebih lama, diisi oleh jumlah anggota yang lebih sedikit, selain itu tahsin berlanjut dengan pembacaan al-Qur’an secara mandiri oleh para santri sebelum dan setelah pelaksaan Sholat wajib (setelah Sholat Sunnah dan Dzikir) sebagai tindak lanjut tahsin yang diadakan bersama para Mulahid (pembina).

Untuk menjaga kualitas Tahsin, para pembina juga akan diberi pelatihan menjadi mulahid yang baik dan juga evaluasi proses pengajaran secara menyeluruh sehingga para mulahid dapat meningkatkan kualitas pengajaran yang baik, kegiatan ini dipimpin oleh Azzam Musoffa, Lc. MIRKH dan Ahmad Dzikrul Saifuddin.

Dzikrul selaku pembina kegiatan tahsin mengungkapkan, “Kegiatan Tahsin merupakan kegiatan perbaikan bacaan al-Qur’an yang diadakan secara berkelompok dan dibimbing oleh pembina yang berkompeten agar kualitas bacaan al-Qur’an para santri dapat bertambah baik”. (MZR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *