Spot Foto Al-Ishlah

Al-Ishlah merupakan pondok yang terus mengalami kemajuan, hal ini dapat dilihat dari jumlah santri dan infrastruktur-infrastruktur pondok yang semakin lengkap. Tahun ini Al-Ishlah kembali menambah infrastrukturnya, yaitu dengan dibangunnya gapura klinik pratama, gapura pondok, dan taman sekaligus Spot Foto yang merupakan hasil usulan dari alumni pondok Al-Ishlah. Alasannya adalah karena kurangnya tempat yang berkesan untuk dijadikan tempat berfoto bagi alumni atau wali santri sebagai kenang-kenangan yang berkunjung ke pondok. Sebenarnya, usulan ini sudah ada sejak 2-3 tahun yang lalu. Namun, usulan ini baru bisa diterima setelah pondok berhasil membeli tanah di sebelah utara masjid yang semula susah untuk didapatkan. Spot Foto ini sengaja ditempatkan di utara masjid karena memiliki background yang terkesan monumental, yaitu masjid jami’ Al-Ishlah.

                Spot foto sudah mulai dibangun pada pertengahan bulan Januari. Tapi, karena padatnya pembangunan yang ada (Gapura Klinik Pratama, Gapura Pondok, dan area Wisma) berdampak pada proses pembangunan yang semakin lambat, yakni hinggal awal maret. Spot Foto ini di desain oleh Ustd. Thohir, Ustd. Fauqi, Ustd. Azka, dan Ustd. Imaduddin yang dibantu oleh ahli taman dari pucuk yang bernama Hasan. Warna merah dan emas sengaja dipilih karena memiliki kesan yang mencolok, sedangkan hijau dipilih lantaran warna filsafah pondok yang sudah sepantasnya ada.

                Spot Foto memang sudah layak untuk dikatakan selesai, meski ada penambahan-penambahan lagi seperti pagar jembatan kecil yang menghubungkan taman dengan Spot Foto. Walau belum selesai serratus persen, biaya yang digunakan sudah bisa dikalkulasikan. Untuk pembangunan gapura klinik dan gapura pondok sudah menghabiskan kurang lebih 20 juta. Sedangkan untuk Spot Foto (font) dan taman, masing-masing sudah menghabiskan 13 dan 17 juta. Angka yang bisa dibilang fantastic bagi kalangan santri. Tapi itu mungkin jumlah yang setimpal jika dibandingkan dengan antusiasme santri dan kualitas pondok yang semakin baik.

                Selain pembangunan gapura-gapura dan taman Spot Foto, rencananya juga akan dibangun tempat parkir, toilet, dan juga penginapan bagi wali santri. Alasannya, santri tidak perlu repot-repot pergi ke asrama saat hendak menunaikan hajat serta agar wali santri yang terbilang berasal dari daerah yang jauh tidak terbebani untuk untuk mencari penginapan saat mengunjungi anaknya. Untuk pembangunan penginapan wisma, insyaallah akan dibangun bertingkat tiga. Iyupun masih bisa mengalami perubahan, tergantung pada situasi dan kondisi yang ada.  Dalam pembangunannya, Spot Foto mendapatkan respon yang sangat positif baik dari kalangan santri, guru, wali santri, serta warga sekitar. Dari berbagai respon positif tersebut, ada satu wali santri yang berkomentar lain terhadap pembuatan Spot Foto Al-Ishlah. Beliau menyayangkan atas tingginya harga tanah utara masjid serta biaya untuk pembangunan Spot Foto yang dirasa kurang penting. Namun, komentar ini hanyalah minoritas dari banyaknya respon positif pengunjung. “ Ya senang aja, waktu lihat anak-anak sama wali santri yang antusias banget buat foto, saya jadi ikutan senang “ ujar Ustd. Thohir terkait kesannya terhadap pembangunan Spot Foto Al-Ishlah.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *