Seminar Kesehatan Mental

Al-Ishlah (5/8) – Hidup bersama 24 jam dengan orang banyak, seperti halnya di pondok merupakan sebuah tantangan yang besar bagi santri. Apalagi umur mereka adalah umur dimana mereka sedang mencari jati diri. Mau tidak mau mereka di pondok ditempa untuk menjadi manusia dengan sifat sosial yang tinggi.

Menjadi manusia dengan sifat sosial yang tinggi bukanlah hal yang mudah, pastinya akan muncul berbagai masalah sebagai seni kehidupan yang harus mereka lewati di pondok. Salah satunya tentang masalah kesehatan mental, yaitu ketidakmampuan seseorang untuk menyesuaikan dirinya terhadap tuntutan dan kondisi lingkungan yang mengakibatkan ketidakmampuan lainnya.

Setelah mengobservasi berbagai permasalahan di pondok yang berkaitan dengan masalah kesehatan mental, maka OPPI bagian kesehatan berinisiatif untuk mengadakan seminar dengan tema A Good Mentaly Creats A Better Personality (Mental yang baik membentuk personal yang lebih baik).

Seminar ini diadakan pada hari Jumat pukul 8 pagi yang diikuti oleh sekitar 108 santri dan beberapa pembina di Aula Pondok.  Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman kepada santri akan pentingnya memperhatikan kesehatan mental, dan untuk memberikan cara bagaimana agar menjadi pribadi yang lebih baik di tengah cobaan hidup 24 jam bersama teman dengan berbagai macam karakter.

Oppi Bagian Kesehatan mengundang pemateri yakni dr. Yuli Krisnawati untuk menyampaikan materi tentang kesehatan mental. Saat memberikan materi dr. Yuli sangat interaktif dengan peserta, sehingga peserta merasa tidak bosan saat seminar berlangsung.

“Saat membawakan materi, beliau tidak monoton yang biasanya hanya duduk dari awal hingga akhir, tapi beliau berdiri mendekati peserta dan sesekali bertanya langsung dengan peserta. Itulah yang membuat peserta tidak ngantuk saat seminar berlangsung. Beliau juga full senyum dari awal hingga akhir.” Ujar Alya Syifanaya Putri Kurnia, selaku anggota OPPI Bagian Kesehatan.

“Bahkan beliau memberikan hadiah secara personal untuk peserta yang mau bertanya,” Imbuh Salsabila Rihadatul Aisy, ketua OPPI Bagian Kesehatan.

Dalam seminar itu, dr Yuli menjelaskan tentang cara mengatasi rasa tidak nyaman karena terlalu banyak yang dipikirkan oleh santri, beliau memberikan saran agar santri lebih banyak melakukan hobi, mengembangkan potensi yang dimiliki, untuk tidak malu curhat dengan teman atau pembina dan selalu berpikir positif.

Alhamdulillah, acara seminar berjalan dengan lancar dan selesai dengan tepat waktu. Peserta yang hadir saat itu juga merasa senang dan sangat antusias untuk bertanya kepada pemateri.

Alya mengatakan bahwa berhasil tidaknya pemateri dilihat dari saat sesi tanya jawab, seberapa banyak minat peserta yang akan bertanya kepada pemateri. Di seminar kesehatan mental ini, banyak sekali peserta yang tanya, dan sayangnya karena terkendala waktu, tidak semua penanya ditampung oleh moderator.

Harapan dari Salsabila setelah diadakannya seminar kesehatan mental ini, semoga santri Al-Ishlah lebih memperhatikan kesehatan mentalnya disamping memperhatikan kesehatan fisiknya. “dan semoga mereka bisa lebih terbuka untuk bercerita dan selalu berpikir positif dalam hal apapun,” Imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *