Sampah dan Pengelolaannya di Pondok

Sampah sudah menjadi masalah akut sejak dulu. Bahkan akhir-akhir ini muncul permasalahan Climate Change yang salah satu akibatnya adalah dari produksi sampah yang semakin bertambah.

Tanpa terkecuali Pondok Pesantren Al-Ishlah, setiap harinya banyak sekali sampah yang diproduksi olehnya. Sampah yang banyak ini tidak akan memberikan manfaat sama sekali jika tidak dilakukan suatu pengelolaan. Karena itu, bagian kebersihan OPPI tahun ini mengadakan suatu program pengelolaan sampah.

“Setiap kamar diwajibkan mengumpulkan sampah botol-botol maupun gelas-gelas minuman dan kardus seminggu sekali. Biasanya dikumpulkan hari Jumat. Seperti kardus dari kiriman santri”, ungkap Jujur Anggit selaku OPPI Kebersihan tahun ini.

Program ini merupakan langkah awal untuk mengurangi produksi sampah plastik sekaligus mengurangi beban dari pengepul sampah.

“Dari pengelompokan itu, kami dapat membantu pengepul sampah untuk mengurangi bebannya. Kemudian pengelompokkan sampah plastik dan kardus ini nantinya akan dijual dan rencana hasil penjualannya akan ditabung untuk membeli alat penghancur plastik dan juga sebagai investasi bagi OPPI Kebersihan generasi selanjutnya”, imbuh Jujur Anggit.

Ustadz Labib Zada selaku Staff Pembinaan Santri juga mengapresiasi program ini karena akan mengurangi produksi sampah plastik di pondok. Selain itu, beliau berharap dari program ini dapat menciptakan area-area pondok dan kamar-kamar santri lebih bersih.

Langkah lainnya yang tak kalah penting adalah tidak menyediakan kantung plastik bagi santri yang membeli jajan maupun barang. Jadi, pembeli diwajibkan membawa tas ataupun kantong sendiri ketika membeli di koperasi ataupun di kantin.

Tak hanya sampah plastik, baik sampah kardus, makanan, dan tekstil seperti baju yang jatuh dari jemuran dan tak berpemilik pun jumlahnya juga banyak. Untuk itu, Bagian Kebersihan OPPI mengadakan pelelangan baju dan sejenisnya agar baju-baju yang layak pakai itu bisa dimanfaatkan kembali. Sehingga sampah tekstil pun berkurang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *