Rindu yang Terbayar Tuntas Saat Kunjungan

Jum’at, 22 Juli 2022 adalah hari yang spesial bagi santri baru putra. Tepat setelah menunaikan Sholat Jumat berjamaah, suara microphone memanggili nama mereka satu persatu. Mereka berduyun-duyun menuju ke utara masjid untuk melepas kerinduan dengan orangtua tercinta sejak pertama kali datang ke pondok hari minggu, 3 juli 2022.

Hal tersebut dirasakan oleh Wali santri dari Nazril Ageng Panggaleh, kelas 7. “Kasihan Ustadz, awal-awal kami kesini dan mau pisah nangis dan Agengnya juga nangis. Tapi alhamdulillah sekarang sudah bisa biasa,” ujarnya.

Selama kurun waktu dua mingguan ini, banyak adaptasi yang dilakukan oleh santri. Mulai dari kegiatan yang ada di sekolah maupun pondok. “Alhamdulillah pak ustadz anak saya sudah mulai berkurang ketergantungannya dengan hp. Saya kasih itu hp pas ketemu, anaknya tidak mau, padahal ketika di rumah itu hp tidak pernah lepas dari tangannya,” ucap wali santri dari M Farrel Mahardika Ramadhoni, kelas 7.

Meskipun langit Sendangagung sempat mendung tapi hal itu tidak menyurutkan antusias kunjungan perdana bagi santri baru ini. Bahkan karena antusiasnya menyambut kunjungan perdana ini, beberapa wali santri datang sebelum Dzhuhur dan mengikuti Shalat Jumat di Masjid Jami’ Al-Ishlah.

Ustadz Barda selaku Staff Pembinaan santri yang terjun langsung saat kunjungan mengungkapkan suasana sedih dan bahagia di hari pertama kunjungan ini. Ada yang menangis, ada juga yang bahagia. Menangis karena masih belum krasan dan bahagia karena telah sampailah rasa rindu yang terpendam.

Lebih lanjut Ustadz Barda juga mengungkapkan kondisi kunjungan yang sudah bagus dan rapi. Hal ini selain ada petugas yang telah bertugas di posnya masing-masing, juga karena waktu kunjungan yang sudah terjadwal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *