Resensi Buku Pincalang Oleh Athifa Dhiyan Calysta

Novel yang mengangkat tema kebudayaan dan tradisi Indonesia sudah jarang di eksplorasi oleh para penulis Indonesia. Banyak faktor yang membuat para penulis akhirnya memilih tema lain untuk dijadikan sebagai bahan tulisan.

Namun, tidak dengan Idris Pasaribu. Penulis kelahiran Delitua ini begitu apik mengemas kisah kehidupan seorang nelayan dalam novel yang berjudul Pincalang.

Novel ini menceritakan sejarah dan kehidupan masyarakat Pnicalang dio pesisir pantai Barat Sumatra yang diwakilkan oleh kisah seseorang bernama Amat.

Sebagai manusia Pincalang, ia hidup di atas perahu. Amat ikut dengan ayahnya mengelilingi lautan dan belajar banyak hal mulai dari menaik turunkan layar, mengemudi, melihat bintang, merasakan angin, dan mencium bau karang.

Amat dan keluarganya adalah sosok keluarga yang religius dan terus berjuang untuk menjaga pesan-pesan dari leluhurnya yang sesuai dengan norma kehidupan mereka. Ia berjuang untuk menjaga keasrian laut dengan merawat terumbu karang dan pohon-pohon bakau.

Hingga suatu ketika modernisasi menghantam. Para kapitalis mengeruk keungtungan sebanyak-banyaknya dari habitat laut, membuat Amat geram dan melakukan perlawanan. Meskipun banyak rintangan yang dihadapinya, salah satunya tuduhan sang penguasa yang tak dibenarkan atas dirinya, tak membuat manusia Pincalang itu mundur.

Ia semakin gencar melakukan perlawanan terhadap penguasa di masa Orde Baru. Rasa takut sama sekali tak terbesit di benak Amat, karena ia yakin Tuhan selalu menolongnya.

Karena mengangkat tema budaya, banyak dialog berbahasa daerah yang akan kita temui di sepanjang isi novel. Hal ini terkadang membuat pembaca merasa bingung. Untungnya setelah dialog, tak lupa Idris Pasaribu membubuhkan narasi penjelas yang menjelaskan isi dialog.

Kesederhanaan tema yang diangkat dikemas begitu menarikdengan memadukan unsur budaya, lingkungan, agama, bahkan politik tak membuat pembaca merasa bosan ketika membaca novel ini. Idris Pasaribu mampu menggambarkan kehidupan masyarakat Pincalang dengan jelas melalui tokoh Amat.

Dalam novel ini, pembaca akan menemukan banyak inspirasi, mulai dari ajakan untuk peduli terhadap lingkungan sampai perjuangan dan keteguhan dalam menjalani badai kehidupan.

Secara keseluruhan novel dengan tema khas Indonesia yangmenginspirasi ini termasuk kategori novel yang harus dibaca. Sebuah novel yang mudah dicerna, namun sarat makna. Sudah sepatutnya kita mengaplikasikan nilai-nilai kehidupan yang ada di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *