Peringatan G30S PKI ala Santri al-Ishlah

Tanggal 30 september menyimpan sejarah kelam yang selalu melekat di benak masyarakat Indonesia, karena adanya serangan berdarah yang dilakukan oleh para PKI (Partai Komunis Indonesia). Peristiwa ini memakan beberapa korban dari  Jenderal TNI AD (Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat)

Pondok pesantren al-Ishlah menolak lupa akan sejarah G30S PKI, para santri biasanya akan mengadakan acara NoBar (Nonton Bareng) film G30S PKI di Lapangan STIQSI. Kegiatan tersebut dilakukan agar para santri mengetahui bagaimana sejarah G30S PKI dan juga tentang bagaimana perjuangan para tokoh-tokoh zaman dahulu.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  acara Nobar film G30S PKI tahun ini diundur karena bersamaan dengan hari tenang menjelang ujian. Sehingga film akan diputar setelah Ujian Tengah Semester (UTS) selesai.

Meski demikian, 30 September tetap diisi dengan kegiatan “Visiting Musyrifah” ke hujroh santri. Musyrifah menjelaskan dan menceritakan kepada para santri tentang sejarah dan nilai-nilai yang dapat diambil. Sehingga para santri bisa meneladani keberanian dan sikap rela berkorban dari para tokoh pejuang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *