Pengasuh Ponpes Al-Ishlah Sendangagung Mengisi Kajian Ahad Pagi di PCM Gresik

Al-Ustadz Drs. KH. Muhammad Dawam Sholeh, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan memenuhi undangan untuk mengisi kegiatan Kajian Ahad Pagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gresik di Masjid At Taqwa jalan KH. Kholil Gresik.

Beliau berangkat menuju Gresik pukul 04.30 WIB dan tiba pada pukul 06.00 WIB. Setengah jam selepas itu, beliau baru memulai ceramahnya hingga pukul 07.30. WIB.

Acara tersebut merupakan kegiatan rutin setiap akhir bulan oleh PCM Gresik. Terkait tema kajian ini adalah “Satukan Tekat Dan Semangat Membangun Generasi Qur’ani”.

Dalam ceramahnya, Al-Ustadz Drs. KH. Muhammad Dawam Sholeh yang juga dikenal sebagai seniman puisi mengawali dengan mengungkapkan kemukjizatan Al-Qur’an.

“Salah satu mukjizat Al-Qur’an adalah disusun dengan syair yang indah, hingga dengannya Umar bin Khattab masuk Islam. Syair-syair dalam Al Qur’an berhasil melunakan hati Umar bin Khattab yang keras lagi benci terhadap Islam. Seketika hatinya luluh setelah mendengar QS. Thaha yang dibacakan oleh Fatimah adik Umar. Padahal mulanya, Umar berniatan untuk bunuh Nabi karena mendengar adiknya telah menjadi pengikut Nabi. Namun ia urungkan niatnya dan masuk Islam,” ungkap Al-Ustadz Drs. KH. Muhammad Dawam Sholeh, alumnus KMI Gontor 1972 itu.

“Oleh kerena itu, banyak generasi-generasi setelah Nabi ahli dalam syair. Seperti Ali bin Abi Thalib, Abu Nuwas, Imam Syafi’i dan lain lain. Sampai sekarang pun banyak orang ahli syair, seperti Taufiq Ismail yang pernah hadir di Pondok Pesantren Al-Ishlah dan senang sekali ketika mengetahui pengasuh pondok tapi suka menulis puisi,” lanjut Al-Ustadz Drs. KH. Muhammad Dawam Sholeh yang mengasuh sekitar 2000 santri.

Dalam kesempatan itu, Beliau juga mengupas tentang Muhammadiyah yang cerah dan maju, cerah artinya tidak gelap, tidak gelap karena Muhammadiyah ber amar ma’ruf nahi mungkar, termasuk memberantas TBC, takhayul bid’ah dan khurafat. Takhayul, bid’ah, dan khurafat membuat umat Islam gelap.

Usai kegiatan, shahibul baiti mengajak ramah tamah yang di damping PCM dan Ta’mir masjid At-Taqwa yaitu; H.Sya’roni SE, H. Muhaimin Noor SE, Zam Zam Fathoni SE, Anwar Thoyib, Nasikin dan M. Sholihin. Panitia mengucap banyak terima kasih dan melapor sekitar 226 jamaah yang hadir saat itu.

Reporter: Al-Ustadz Gondo Waloyo, MA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *