Memperingati Milad ke-36, Ponpes Al-Ishlah Mengadakan Lomba Untuk Guru Al-Ishlah

Tepat 13 September 2022, Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan (Ponpes Al-Ishlah) berusia 36 tahun. Sebuah usia yang tidak sebentar dengan jejak aktivitasnya dalam membimbing dan mendidik generasi bangsa.

Dalam rangka menyemarakkan milad ke-36, Ponpes Al-Ishlah mengadakan perlombaan bagi seluruh Bapak atau Ibu Guru Al-Ishlah pada sore hari di Lapangan MA Al-Ishlah. Meliputi Guru SMP, MADIN, MA AL-Ishlah, Dosen STIQSI serta para mahasiswa/i STIQSI.

Jadi yang hadir sore ini tidak hanya dari kalangan muda tapi juga mereka yang sudah berkepala tiga, empat, bahkan lebih. Salah satu guru yang paling tua adalah Ustadz Abdul Ghofar, yakni dengan usia 71 tahun.

Selain itu, ada juga Guru Al-Ishlah yang memiliki tanggal, bulan, bahkan tahun kelahiran yang sama dengan milad pondok. Beliau adalah ustadz Arwani Rofi’I, salah satu Staf Pengasuhan Putra di Ponpes Al-Ishlah.

Sebelum acara lomba dimulai, Kyai Muhammad Dawam Sholeh memberikan sambutan sebagai pembukaan lomba sore ini. Beliau berpesan bahwa semakin bertambahnya umur Pondok Pesntren Al-Ishlah, maka harus semakin bertambah pula mutunya. Usai sambutan, beliau juga ikut serta menghitung dan menyaksikan di awal-awal perlombaan.

Perlombaan ini dibagi menjadi 2 kategori yaitu kategori Ibu Guru/Ustadzah dan Bapak Guru/Ustadz. Lomba-lomba tersebut meliputi Lomba Balap Karung, Kelereng, Gapyak, Benang Jarum hingga dan yang paling seru adalah Lomba Tarik Tambang dengan peserta Bapak Guru/ Ustadz. Karena keterbatasan waktu, maka lomba lainnya akan dilanjutkan pada hari Jumat depan (16/09).

Setelah melaksanakan perlombaan, di akhir acara berlangsung ramah tamah dengan makan bersama pemberian hadiah kepada para juara. Ustadz Gondo Waluyo selaku peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki dampak besar bagi keberlangsungan guru di lingkungan pondok.

“Menurut saya kegiatan ini memiliki dampak positif yang besar bagi staf guru di lingkungan Ponpes Al- Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan. Selain sebagai ajang bersilaturrahim antar guru, juga sebagai refreshing dari padatnya kegiatan mengajar di lingkungan Ponpes Al Ishlah. Dengan kegiatan milad ini besar harapan para guru agar keguyupan dan kekompakan guru al-Ishlah terus terpupuk”, Ujar beliau.

Acara lomba untuk memperingati milad ini juga takkan berjalan dengan meriah jika tak ada panitia yang sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari, yakni panitia yang diketuai oleh Ustadzah Sriwelas, salah satu pengajar sekaligus Staf Pengasuhan Putri di Ponpes Al-Ishlah.

Bagi Ustadzah Sriwelas, lomba ini merupakan event pertama kali di Al-Ishlah dengan peserta lomba seluruh Guru Ponpes Al-Ishlah. Beliau senang sekali dan bangga dengan semangat Guru-Guru Al-Ishlah, walau usia sudah tua tapi jiwa dan semangat tetap selalu muda dan energic. Terbukti dari banyaknya guru yang daftar lomba.

“Harapan saya semoga bapak ibu guru semua bisa Istiqomah dan amanah serta selalu semanagt dalam mendidik dan membina anak-anak kita di Ponpes Al-Ishlah ini, sebagaimana terlihat seperti semangat Bapak Ibu Guru, Dosen, Karyawan dan Ustadz/Ustadzah ini,” imbuh beliau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *