Ikhlas Adalah Kunci Utama Dalam Menjalankan Organisasi

Semalam adalah pembacaan OPPI per-bagian Periode 2022/2023. Seluruh santri kelas XI dikumpulkan di Aula STIQSI untuk mendengarkan pembacaan OPPI per-bagian sebelum mereka dilantik hari Jumat depan (18/11).

Acara ini dihadiri oleh para DPPI (Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlah) dan pembina bagian OPPI. Acara dimulai pukul 20.15 oleh ustadzah Arini selaku Ketua Pantia MUBES tahun ini, beliau yang akan memandu acara dari awal hingga akhir.

Sebelum pembacaan pembagian OPPI, Ustadzah Arini mempersilahkan Ustadzah Frety Fatmawati, selaku DPPI untuk menyampaikan taujiihaat tentang menjadi pemimpin dalam organisasi, yaitu OPPI.

Ustadzah Frety menyampaikan banyak sekali wejangan-wejangan tuk calon OPPI Periode 2022/2023. Biasanya beberapa dari mereka banyak yang menangis, karena mereka merasa kaget setelah dibacakan bagiannya. Karena ada beberapa bagian yang sesuai dengan keinginanya, adapun juga yang tak sesuai.

Itu sudah menjadi hal yang lumrah. Karena kedewasaan mereka belum sempurna. Maka tangis haru selalu menyelimuti para calon OPPI setelah dibacakan bagian-bagiannya. Untuk itu dengan mereka menjadi pengurus, kedewasaan mereka akan dilatih untuk belajar memimpin dan dipimpin.

“Satu angkatan yang akan menjadi OPPI ini adalah satu tim. Itu artinya yang memikul tanggung jawab juga sama-sama. Kunci dalam kepemimpinan adalah pertama, yaitu ikhlas. Tak boleh ada dendam sama sekali, baik kepada pembina, teman sendiri maupun santri. Selanjutnya adalah komunikasi, seorang ketua harus pintar-pintar mendelegasikan tugas-tugasnya kepada bawahannya. Jangan sampai dikerjakan sendiri, pasti berat dan tak akan kuat.” Ucap Ustadzah Frety, yang dulu pernah menjabat sebagai OPPI putri saat masih menduduki kelas 8 (2 SMP) tahun 90.an.

Dalam suatu organisasi, kita dituntut untuk melaksanakan apa yang awalnya tidak kita sukai. Meskipun harus dipaksa terlebih dahulu, namun jika dijalani dengan maksimal pasti akan membawakan hasil yang maksimal pula.

Setelah Ustadzah Freti menyampaikan banyak sekali nasihat-nasihat kepada calon OPPI, tibalah Ustadzah Wilda membacakan pembagian OPPI Periode 2022/2023.

Namun sebelumnya, Ustadzah Wilda membacakan struktur pembina OPPI terlebih dahulu, supaya setelah pembacaan, calon OPPI bisa segera berkumpul dengan pembina bagiannya masing-masing untuk perkenalan dan mengerti gambaran secara umum tugas-tugas pada masing-masing bagian.

Pembacaan OPPI per-bagian pun selesai, rasa sedih dan haru pun menyertai calon OPPI 2022/2023. Karena pembagian ini sudah menjadi keputusan pembina OPPI, mau tidak mau mereka harus legowo menerimanya.

“Karena sejatinya di dunia ini tak ada yang indah, tapi tergantung bagaimana cara kita mengindahkan dunia ini,” imbuh ustadzah Freti diakhir taujiihaat kepada calon OPPI Periode 2022/2023.

Semoga apapun yang menjadi keputusan pembina, merupakan piilihan yang terbaik bagi calon OPPI 2022/2023. Karena dengan menjadi pengurus di pondok ini, mereka bisa belajar berorganiasi. Dan kelak, pelajaran hidup ini akan sangat berguna bagi mereka ketika mereka terjun dalam masyarakat nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *