Gerhana Bulan: Momentum yang Tepat Tuk Muhasabah Diri

Setelah ditetapkan puncak gerhana bulan yang terjadi pukul 17.59, serentak seluruh santri dan pembina ponpes Al-Ishlah melakukan shalat Gerhana Bulan usai shalat Maghrib berjamaah di Masjid Jami’ Al-Ishlah.

Shalat Gerhana Bulan dilaksanakan secara khidmat dengan diimami oleh Ustadz Heru Gunawan. Sebelumnya, ustadz Heru pun menjelaskan secara singkat tentang pelaksanaan shalat Gerhana Bulan kepada seluruh jamaah. Karena shalat sunnah ini memang sedikit berbeda dengan shalat sunnah dua rakaat lainnya.

Usai Shalat Gerhana dilaksanakan, Ustadz Heru menyampaikan sedikit khutbah kepada seluruh jamaah. Bahwasannya sebagai umat muslim yang taat, adanya fenomena Gerhana Bulan ini harusnya menjadi muhasabah bagi kita semua atas dosa-dosa yang kita perbuat.

Sebagaimana yang disebutkan dalam QS. al-Isra ayat 44, yang berbunyi :

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمٰوٰتُ السَّبْعُ وَا لْاَ رْضُ وَمَنْ فِيْهِنَّ ۗ وَاِ نْ مِّنْ شَيْءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهٖ وَلٰـكِنْ لَّا تَفْقَهُوْنَ تَسْبِيْحَهُمْ ۗ اِنَّهٗ كَا نَ حَلِيْمًا غَفُوْرًا

“Langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sungguh, Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun.”

Fenomena Gerhana Bulan juga memberikan tanda bahwa semua yang terjadi di bumi ini atas kehendak Allah SWT, sebagai tanda kekuasaan-Nya yang patut kita syukuri bersama. Oleh karenanya, kita dianjurkan untuk bersujud memohon ampun kepada Allah, yaitu dengan melaksanakan Shalat Gerhana Bulan.

Anjuran tersebut terdapat dalam QS. al-Fusilat ayat 37, yang bunyinya :

وَمِنْ اٰيٰتِهِ الَّيْلُ وَا لنَّهَا رُ وَا لشَّمْسُ وَا لْقَمَرُ ۗ لَا تَسْجُدُوْا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَا سْجُدُوْا لِلّٰهِ الَّذِيْ خَلَقَهُنَّ اِنْ كُنْتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ

“Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan jangan (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.”

Semoga dengan fenomena Gerhana Bulan ini kita semua semakin meningkatkan kedekatan kita kepada Allah, membesarkan hati kita tuk lebih ikhlas dalam menolong sesama, dalam melakukan kebaikan-kebaikan selama di dunia ini.

Aaamiiinnn..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *