Apresiasi Di Malam Perpisahan: Mu’allimah Qira’ah Al-Qur’an Terbaik dari Kelas 12 MA Al-Ishlah

Jum’at, 28 Maret 2024 sebanyak 25 Mu’allimah Qira’ah Al-Qur’an mendapat piagam penghargaan atas dedikasinya dalam mengajarkan Al-Qur’an. Dan bahkan 17 diantara mereka berhasil mendapatkan hadiah berupa mushaf Al-Qur’an cetakan Madinah atas keistiqomahan mereka yang tidak pernah terlambat ataupun Ghaibah saat mengajar ngaji.

Penghargaan tersebut memang dikhususkan untuk santriwati kelas 12 Madrasah Aliyah Al-Ishlah yang menjadi mu’allimah dalam agenda rutin mengaji likulli firqoh. Sebab, selain bentuk motivasi terhadap para santriwati, momentum ini juga merupakan bentuk apresiasi terakhir bagi calon-calon alumni Al-Ishlah tersebut agar tetap semangat belajar dan mengajarkan Al-Qur’an meskipun sudah keluar dari pondok pesantren Al-Ishlah.

Adanya pemberian apresiasi ini diharapkan semoga menjadi kenangan indah serta sesuatu yang bermanfaat bagi mereka nantinya.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh santriwati pondok pesantren Al-Ishlah dan didampingi oleh para Pembina bagian Ta’lim. “Menjadi Mu’allimah ngaji itu adalah salah satu kebanggaan untuk saya, karena saya sudah diberi kesempatan yang besar untuk bisa mengajarkan Al-Qur’an kepada para santri. Dan hal ini sangat berkesan dan berharga bagi saya, karena dengan ini dapat melatih diri saya dalam belajar maupun mengajar”. Ujar Nadya Putri Fauziah kelas 12 Agama 2.

“Saya juga ingin mengucapkan terimakasih banyak kepada ustadzah yang telah memberikan apresiasi terhadap kami para Mu’allimah, dengan adanya apresiasi ini membuat kami semakin semangat dalam mengajarkan Al-Qur’an”. Lanjutnya

Salah satu ustadzah yaitu Ustadzah Aida Ayu Lestari, mahasiswa STIQSI angkatan 3 sekaligus mu’alimah ngaji mengatakan “Saya merasa senang dan bangga dengan para Mu’allimah kelas 12 ini, Karena kedisiplinan dan keistiqomahannya. Saya berharap ketika sudah lulus dari pondok ini mereka menjadi pribadi yang rajin, taat, bermanfaat dan yang paling utama adalah tetap menjaga nama baik pondok di masyarakat”.

Reporter: Dwi Nur Adella & Aisyatul Ummah

Editor: Azka Ziadah A.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *