OPPI 2017/2018 melakukan Rihlah Tarbawiyyah ke Gontor 3 Kediri

Gontor 3 – Tanggal 28 Desember 2017 seluruh anggota OPPI (Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Al-Ishlah) periode 2017/2018 Mengikuti acara Rihlah Tarbawiyyah atau yang umum dikenal dengan nama study banding ke Pondok Modern Darul Ma’rifat Gontor 3 yang berada di Gurah,Kediri bagi OPPI putra dan Pondok Pesantren Darussalam  Gontor Putri 1 yang berada di Mantingan,Ngawi bagi OPPI putri. Rihlah ini diadakan dalam rangka pembelajaran dan pembandingan bagi para pengurus OPPI yang mungkin bisa diambil sebagai contoh dalam menjalankan amanah yang mereka emban.

Berangkat dari desa sendangagung pada pukul 03.00, yang malam sebelumnya seluruh pengurs OPPI mendapat pengarahan dan nasehat terlebih dahulu oleh uztadz M. Dawam Sholeh selaku pengasuh pondok. Diselang perjalanan, para rombongan yang menaiki tiga bis berhenti sejenak untuk melaksanakan shalat shubuh di salah satu masjid daerah Modo,Lamongan, Yang setelahnya rombongan yang menaiki tiga bis tadi meluncur kembali hingga pada akhirnya tiba di Kediri sekitar pukul 06.00.

Setibanya di Pondok Modern Darul Ma’rifat Gontor 3, para rombongan disambut dengan hangat oleh para asatidz dan sebagian pengurs organisasi pelajar pondok modern (OPPM) Gontor. Di pondok asri ini yang dikelilingi dengan gunung penanggungan dan gunung kelud, semua acara berjalan dengan lancar. Setelah sarapan, seluruh rombongan diarahkan menuju salah satu ruangan yang digunakan untuk tempat belajar mengajar Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor 3 untuk mengikuti acara penyambutan,ucapan selamat datang,dan juga sedikit perkenalan tentang gontor 3 oleh ustadz Haryanto selaku wakil pengasuh Gontor 3 yang berisi tentang santri gontor itu tasawwufnya tasawwuf kegiatan yang bermakna santri gontor di fokuskan kepada banyak kegiatan, yang sehingga mebuat waktu santri sangat-sangat padat samapi mereka mendapat waktu luang yang sangat sedikit, kata beliau ini bermanfaat bagi santrinya untuk terus bergerak dan tidak melamun karena melamun tandanya mati.

`setelah menerima sambutan, para rombongan diajak untuk mengelilingi lingkungan pondok sekaligus perkenalan lebih detail tentang pondok ini. Yang pertama yakni peternakan sapi perah dan kambing etawa yang di lanjutkan ke pabrik-pabrik yang di kelola oleh para asatidz yang termasuk di dalamnya pabrik roti,sandal,the,susu,ice cream, yoghurt dan air mineral, hampir semuanya bermerek latansa yakni merek andalan pondok gontor. Setelah itu rombongan di ajak ke stadiun gontor yang baru-baru ini di bangun.

Sekitar pukul 11.00, rombongan diajak untuk keliling kelas menyaksikan acara muhadloroh, setiap santri memakai kemeja putih yang seragam, dan bagi para khitobah memakai dasi layaknya orang sukses sebab mereka berpakaian dengan rapi. Di selang muhadloroh, sebagian rombongan diminta untuk menujukkan keberanian mereka dalam berkhutbah, ada yang dengan bahasa Indonesia dan ada yang dengan bahasa arab, lantas santri gontor pun memberi antusias atas keberanian mereka. Acara muhadloroh berlangsung meriah berasal dari semangat para santri gontor dalam menyanyikan yel-yel serta tepukan serentak yang mampu membangkitkan semangat mereka dalam ber-muhadloroh.

Siang hari sekitar pukul 02.00 setelah istirahat sholat dan makan, rombongan menyaksikan acara pramuka yang diawali dengan upacara per kelompok lalu dilanjutkan dengan battle yel-yel yang di bagi dua kelompok secara serentak mereka menyanyikan yel-yel mereka, slah satunya yel-yel soundtrack game GTA dan tepuk tangan yang disertai pose-pose yang sangat unik oleh dua pimpinan kelompok, mereka meragakan pose layaknya tokoh dalam game tersebut. Itulah salah satu cara membuat santri gontor suka dalam ekstra pramuka yang selama ini menjadi unggulan gontor. Setelah itu, rombongan diajak keliling pondok untuk melihat pasus (Pasukan Khusus) Gontor 3 atau yang kita sebut pasukan baris-berbaris, di situ juga ada latihan nasyid dari sebagian santri untuk  persiapan acara HTQ (Haflah tilawatil qur’an ) yang akan dilaksanakan pada malam harinya .

Di sore hari, para pengurus OPPI berkumpul setiap bagian untuk pembekalan bagi mereka dan pembandingan program kerja dengan setiap bagian dari pengurus OPPM, satu hal yang menyenangkan di sana yakni setiap bagian mempunyai kantor dan kamar sendiri-sendiri yang di lengkapi fasilitas yang memadai layaknya orang sukses. Di samping itu ada acara persahabatan antara santri Al-Ishlah dan santri gontor 3 yaitu persahabatan antara santri futsal dan bola basket, di situ santri Al-Ishlah  memenangkan bidang futsal, sedangkan bidang basket mereka kalah. Di situ juga acara PERBEDA championship atau kejuaraan lomba bela diri se-gontor 3. Acara berakhir sebelum sholat maghrib dilaksanakan, lalu setelahnya rombongan bersiap-siap untuk kembali ke pondok.

Rombongan kembali menginjakkan kaki di tanah Al-Ishlah sekitar pukul 24.00, meski lelah tapi rombongan tetap merasa senang dan bahagia karena telah mendapat pengalaman yang cukup menarik serta menambah pengetahuan tentang kepengurusan di sebuah organisasi yang dapat memberikan manfaat dan dapat diterapkan dalam kepengurusan OPPI 2018. Sukses selalu buat OPPI 2018! (Ahmad Naufal Mahdi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *