DILANDA KERAGUAN, TAPI TETAP JUARA

Sempat dilanda demam lapangan, para satria Al-Ishlah ragu-ragu untuk melangkah maju di ajang GERASGARA (Gerakan Aksi Satria Negara) yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negri Surabaya (UINSA) pada 27 September 2019. Akan tetapi, rasa negatif itu segera ditepis oleh mereka usai mendapatkan siraman semangat dari pembina. Akhirnya, berbekal rasa percaya diri, kekompakan, dan ikhtiar dengan memasrahkan segalanya kepada Allah SWT, para satria Al-Ishlah begitu tangkas menguasai lapangan. Dengan menampilkan performa terbaik melalui variasi LKBB yang unik dan memikat. Namun, tetap tegas.

Rasa gugup itu ternyata tidak hanya dirasakan oleh para satria Al-Ishlah. Septi Maulidati Al Frizzy sebagai delegasi MALISHA di kategori lomba fotografi pun merasakan hal yang sama. Rasa minder itu semakin kuat ketika melihat peserta lain yang berbekal kamera yang lebih canggih dari pada yang dibawanya ketika itu. Tentu hal tersebut semakin menciutkan nyali Frizzy (panggilan akrabnya). Akan tetapi, tekad untuk mengharumkan nama MALISHA berhasil menjadi pemantik bara semangatnya, dengan keyakinan dan kehati-hatian dia berusaha membidik objek dengan angel yang menarik dan tidak lupa dibubuhi dengan caption puitis yang memikat.

Meski sebelumnya para Satria Al-Ishlah dan Frizzy berhasil meredam pesimisme dalam diri mereka. Ternyata, hal ini kembali berlanjut ketika tiba waktu pengumuman sang juara. Setiap dari mereka tidak banyak berharap untuk jadi juara. Sebab, dengan merasa puas terhadap penampilan terbaik mereka adalah suatu usaha yang patut diapresiasi dan disyukuri. Namun, ternyata Allah berkehendak lain, jerih payah selama ini diberi balasan yang istimewa, gelar juara pertama Madya diberikan kepada Pasukan LKBB Al-Ishlah dan juara kedua diberikan kepada Frizzy di kategori fotografi. (Annida dan Annisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *